Informasi Lengkap Seputar Kode Aktivasi E-Faktur

2 min read

Kode Aktivasi E-Faktur

AKTIVASI.ID – Tanpa kode aktivasi e-faktur, e-faktur tidak bisa difungsikan. Dengan kata lain, e-faktur tidak akan aktif tanpa kode aktivasi. Karena itu, untuk mengaktifkannya agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya, Anda harus menginput kode ini dengan benar.

Pengertian E-Faktur

Secara ringkas, faktur merupakan surat perincian pembayaran atas barang yang harus dibayar. Dengan penambahan kata ‘elektronik’ di depannya, e-faktur berarti faktur atau perintah pembayaran yang bersifat digital. Namun, yang ada dalam e-faktur bukan perintah pembayaran pembelian suatu barang, melainkan yang menjadi isinya adalah faktur pajak.

Karena mengandung pungutan pajak, tentu saja peluncurannya berkaitan dengan Direktorat Jenderal Pajak. Format pembuatan e-faktur telah disediakan oleh Dirjen Pajak. Pengisiannya dilakukan menggunakan perangkat elektronik, sehingga hasilnya pun berupa surat elektronik.

Faktur pajak digital ini diwajibkan khusus untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP). Disebut PKP apabila usaha naungan seorang pengusaha telah melebihi batas ukuran untuk disebut usaha kecil. Maka dari itu, setiap barang maupun jasa yang dijualnya terkena PPN sebesar 10%.

Alur Pembuatan E-Faktur

Bagi Anda pemilik usaha yang kena pajak, sudah seharusnya mengerti mengenai alur pembuatan e-faktur. Untuk memudahkan pemahaman mengenai pembuatan faktur pajak digital, akan dijelaskan di bawah ini:

1. Pengajuan Surat Permohonan Kode Aktivasi dan Password

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh PKP adalah mengajukan surat permohonan mengenai kode aktivasi serta password e-faktur kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP). KPP yang dituju yakni tempat diresmikannya pendaftaran pajak PKP. Untuk format surat permohonannya, harus disesuaikan dengan yang telah ditetapkan Dirjen Pajak.

2. Penerbitan Kode Aktivasi dan Password

Surat penerbitan password dan kode aktivasi ini diterbitkan oleh KPP, dengan ditandatangani oleh kepala divisi pelayanan atas nama KPP yang bersangkutan. Surat ini ditujukan untuk PKP yang telah mengirimkan surat permohonan sebelumnya.

3. Mengunduh Aplikasi

Setelah mendapatkan dua komponen penting berupa kode aktivasi dan password, PKP harus mengunduh aplikasi e-faktur untuk memanfaatkan fitur di dalamnya. Aplikasi ini bisa dipasang melalui komputer yang akan digunakan.

4. Daftar ke Aplikasi

Apabila proses unduhan berhasil dilakukan, buka aplikasi e-faktur. Disana, Anda akan dihadapkan dengan perintah untuk login. Agar bisa login, Anda diwajibkan untuk mendaftar ke aplikasi terlebih dahulu. Proses pendaftaran ini dilakukan melalui pemasukan kode aktivasi e-faktur dan password yang telah diterima.

5. Registrasi Pengguna

Selanjutnya, pengguna harus membuat akun di dalam aplikasi faktur pajak digital. kegiatan ini berupa pembuatan username serta password pengguna. Sebaiknya, jangan gunakan kata sandi yang mudah diretas.

6. Login

Usai registrasi sukses, Anda hanya perlu login ke dalam aplikasi. Proses login dilakukan dengan memasukkan kombinasi username dan password secara tepat.

7. Pembuatan E-Faktur

Setelah semua langkah berhasil dilampaui, maka tahap selanjutnya adalah pembuatan faktur pajak elektronik menggunakan aplikasi e-faktur. Tahapannya yaitu:

  • Pilih menu ‘Faktur’ di dalam aplikasi, dan klik ‘Administrasi Faktur’.
  • Kemudian, fokus pada pilihan ‘Rekam Faktur’.
  • Setelah itu, tentukan detail transaksi yang akan dipakai dalam e-faktur.
  • Klik nomor 1 untuk membuat faktur baru.
  • Pada bagian nomor referensi, isi dengan data yang diperlukan. Tuliskan nomor induk kependudukan bagi lawan transaksi yang tidak memiliki NPWP.
  • Pilih Lanjutkan, lalu masukkan informasi berkaitan dengan administrasi lawan transaksi dengan benar.
  • Kemudian, klik ‘Rekam Transaksi’.
  • Input barang atau jasa yang kena pajak secara lengkap.
  • Simpan perubahan yang telah dibuat.
  • Anda akan dibawa kembali ke fitur ‘Administrasi Faktur’. Setelah itu, pilih ‘Perbarui’ apabila ingin melihat faktur pajak keluaran yang belum disetujui.

Pentingnya Kode Aktivasi E-Faktur

Pentingnya Kode Aktivasi E-Faktur
Pentingnya Kode Aktivasi E-Faktur

Sebagaimana yang telah diuraikan dalam alur pembuatan e-faktur pada bagian sebelumnya, keberadaan kode aktivasi e-faktur sangat dibutuhkan. Tanpa memiliki kode tersebut, aplikasi faktur pajak digital ini tidak bisa dioperasikan.

Bahkan, sejak awal pendaftaran ke aplikasi pun Anda diharuskan untuk menginputkan kode aktivasi e-faktur. Dengan demikian, sangat jelas bahwasanya e-faktur tidak bisa dibuat tanpa adanya kode aktivasi. PKP harus mengajukan permohonan kode ini kepada KPP yang bersangkutan.

Cara Mendapatkan Kode Aktivasi E-Faktur

Kode aktivasi inibisa didapatkan oleh PKP dengan membuat surat permohonan kepada Kantor Pelayanan Pajak tempat PKP dikukuhkan. Melalui surat tersebut, KPP akan memberikan tanggapan berupa surat pemberitahuan.

Surat pemberitahuan terbitan KPP tersebut berisi kode aktivasi e-faktur serta password yang sangat diperlukan untuk mengakses aplikasi e-faktur. Perlu diperhatikan pula jika surat permohonan yang diajukan kepada KPP harus benar dan lengkap sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh Dirjen Pajak.

Keuntungan Penggunaan E-Faktur

Keuntungan Penggunaan E-Faktur
Keuntungan Penggunaan E-Faktur

Penggunaan faktur pajak elektronik memberikan banyak keuntungan. Baik PKP sebagai pembuat e-faktur maupun Dirjen Pajak sebagai lembaga yang berwenang dalam urusan pajak, sama-sama diuntungkan dengan adanya e-faktur.

Bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP), mereka menjadi tidak perlu print out faktur pajak. Tanda tangan yang diberikan pun secara digital. selain itu, juga lebih praktis karena e-faktur menjadi satu kesatuan dengan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Yang tidak kalah pentingnya, e-faktur mampu melindungi penyalahgunaan faktur pajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sebab, validasi dan persetujuan e-faktur oleh DJP dapat diketahui lawan transaksi. Lalu, adanya e-faktur pun memudahkan pengawasan dan pelayanan Dirjen Pajak. Sebab, keberadaannya yang bersifat digital dapat mempercepat proses pemeriksaan, pelaporan, serta pemberian nomor seri faktur pajak. Pengawasan terhadap data lengkap dari faktur pajak juga menjadi lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *